Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IPS. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 Desember 2017

IPS SD MI Kelas 3 Lingkungan Alama dan Buatan

LINGKUNGAN ALAM DAN BUATAN

    Lingkungan di sekitar kita dibedakan menjadi lingkungan alam dan buatan. Kamu tentu dapat menyebutkan contohnya, jika kamu mengamati lingkungan secara saksama. Pernahkah kamu melihat gunung, sungai, dan danau? Pernahkah kamu melihat jalan, sawah, dan bangunan? Gunung, sungai, dan danau merupakan lingkungan alam. Sedangkan jalan, sawah, dan bangunan merupakan lingkungan buatan. Setelah mempelajari lingkungan alam dan buatan, kamu akan dapat menceritakan lingkungan yang ada di sekitarmu. Kamu juga dapat menceritakan upaya pelestariannya.

 A.Perbedaan Lingkungan Alam dan Buatan Apa perbedaan lingkungan alam dengan lingkungan buatan?Lingkungan alam merupakan lingkungan yang ada dengan sendirinya.Lingkungan alam diciptakan oleh Tuhan. Contoh: gunung, danau,sungai, hutan, pulau, dan laut.Sedangkan lingkungan buatan merupakan lingkungan yang di buat oleh manusia. Lingkungan buatan dibuat untuk keperluan manusia.Contoh: waduk, kolam, sawah, kebun, jalan, bangunan, stasiun, dan rumah sakit.

 B.Lingkungan Alam dan Buatan di Sekitar Kita Secara umum lingkungan dibedakan menjadi dua macam yaitu lingkungan alam dan lingkungan buatan. Lingkungan alam dibedakan atas lingkungan perairan dan lingkungan daratan. Lingkungan perairan antara lain laut, sungai, danau, rawa. Sedangkan lingkungan buatan antara lain rumah, jalan, sawah, sekolah, dan pasar. 

C.Manfaat Lingkungan Alam dan Buatan

 1. Manfaat Lingkungan Alam Lingkungan alam diciptakan Tuhan Yang Maha Esa untuk keperluan manusia. Lingkungan alam dapat berupa gunung, sungai,pantai, dan daratan. Manusia memanfaatkan lingkungan alam tersebut untuk memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu, lingkungan alam sangat bermanfaat bagi manusia. Tahukah kamu manfaat lingkungan alam bagi manusia? Manfaat kenampakan alam di sekitar manusia sebagai berikut.
  a. Gunung

 gambar 1.1 gunung
   Gunung merupakan gundukan tanah yang tinggi. Banyak pohon tumbuh di gunung. Sewaktu hujan, akar akan menyerap air. Air hujan diserap di dalam tanah. Sehingga tidak terjadi banjir. Pada waktu musim kemarau, kita tidak akan kekurangan air. Di gunung juga terdapat air terjun dan pemandangan yang indah. Sehingga dapat dijadikan objek wisata.Selain itu, gunung bisa dijadikan objek pendakian bagi pencinta alam.

b. Sungai Gambar


2.1 Sungai
  Sungai merupakan tempat air mengalir. Sungai dapat digunakan manusia, misalnya untuk mandi dan mencuci. Sungai dapat juga digunakan untuk mengairi sawah. Biasanya dinamakan dengan irigasi.Di sungai, orang dapat juga memelihara ikan. Tahukah kamu jenis-jenis ikan yang biasa dipelihara? Ada ikan lele, ikan mujahir, ikan gurami, dan ikan nila.Pernahkan kamu naik perahu atau kapal? Sungai yang besar bisa dilalui oleh perahu. Sungai yang besar terdapat di Sumatra dan Kalimantan. c. Pantai


 3.1 Pantai
 Apakah kamu pernah pergi ke pantai? Apa mata pencaharian penduduk di sekitar pantai? Penduduk pantai sebagian besar bekerja sebagai nelayan. Nelayan menjual hasil tangkapannya di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Kamu juga dapat menjumpai tambak di sekitar pantai. Pelabuhan bongkar muat barang dan transportasi antarpulau juga terdapat di pantai. Permukiman penduduk pantai memanjang mengikui garis pantai.Pantai sangat penting bagi penduduk. Kita harus menjaga pantai dari kerusakan. Contoh perbuatan yang dapat kamu lakukan adalah tidak membuang sampah ke laut.

d. Daratan

Bentuk daratan muka bumi beranekaragam. Contohnya lembah,bukit, dan dataran. Lembah adalah cekungan yang lebih rendah daripada daerah di sekitarnya. Pada umumnya, lembah terletak di antara dua bukit atau gunung. Tanah di lembah bersifat subur. Tanah tersebut dimanfaatkan untuk pertanian.Bukit adalah daerah berbentuk kubah dengan ketinggian 200 – 300 m. Bukit dimanfaatkan untuk lahan perkebunan. Pada umumnya kopi,cokelat, dan teh ditanam di perbukitan. Sedangkan dataran adalah daerah yang datar di daratan. Dataran dimanfaatkan manusia sebagai pusat kegiatan. Permukiman penduduk biasanya mengelompok di suatu tempat.

Contoh kenampakan alam buatan.




Gamb

IPS MI SD kelas 4 Permasalahan sosial

A. Persoalan Sosial di Wilayah Setempat Di daerah manakah kalian tinggal? Apakah di daerah perdesaan atau perkotaan? Penduduk perdesaan men￾junjung nilai kerukunan, kebersamaan, kepedulian, gotong royong, dan kekerabatan. Sekarang ini, di perkotaan sudah mulai tampak menipisnya nilai gotong royong. Untuk membangun rumah, pesta pernikahan, bahkan acara kematian pun semuanya harus membayar. Tidak ada yang dilakukan dengan kerja bakti. Contoh di atas menggambarkan perbedaan kehidupan masyarakat perdesaan dengan perkotaan. Masyarakat perkotaan hidup dalam suasana egois, individu (sendiri￾sendiri) dan kurang akrab serta kurang rukun. Kehidupan semacam itu merupakan salah satu masalah sosial di wilayah tersebut. Masalah sosial di Indonesia tidak hanya itu, akan tetapi masih banyak lagi. Masalah-masalah sosial yang dapat terjadi di perdesaan maupun perkotaan antara lain sebagai berikut.

 A. Persoalan Sosial di Wilayah Setempat

1. Pengangguran


Pengangguran adalah orang dewasa yang tidak bekerja dan tidak mendapatkan penghasilan. Jumlah pengangguran semakin bertambah karena jumlah lulusan sekolah tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan. Selain itu, para pengusaha dihadap￾kan pada persoalan kenaikan tarif listrik dan harga bahan bakar minyak yang mahal. Hal itu menyebabkan banyaknya perusahaan yang tutup dan bangkrut.
 2. Kemiskinan

 Semakin banyak dan semakin lama orang menganggur menyebabkan kemiskinan. Di Indonesia jumlah rakyat miskin masih cukup banyak, walaupun pemerintah telah berupaya mengatasinya. Orang yang miskin tidak dapat memenuhi kebutuhan pokoknya seperti sandang, pangan, dan papan. Kemiskinan menyebabkan berbagai masalah sosial yang lain. Misalnya kejahatan, kelaparan, putus sekolah, kurang gizi, rentan penyakit, dan stres.

 3. Kejahatan


Pengangguran dan kemiskinan terjadi secara bersamaan. Kalau tidak dilandasi keimanan dan akal sehat, para penganggur mengambil jalan pintas untuk mengatasi kemiskinannya. Banyak cara keliru yang dijalani, misalnya melakukan judi, kejahatan, penipuan, bahkan kadang-kadang menimbulkan ketegangan dan pertengkaran di wilayah setempat. Sebagai generasi muda, kalian harus menghindari segala tindak kejahatan.
 4. Pertikaian

 Kemiskinan yang berkelanjutan bisa berakibat buruk pada permasalahan sosial yang lain. Para penganggur kadang-kadang mudah tersinggung perasaannya dan mudah marah. Jika banyak pengangguran, mudah timbul permusuhan dan pertikaian. Jika masyarakat sering bermusuhan, maka kerukunan, kedamaian, dan ketenteraman warga setempat terganggu. Hal-hal semacam itu menimbulkan permasalahan sosial yang semakin banyak. Sebagai generasi muda, kalian harus menghindari pertikaian.

 B. Cara Mengatasi Masalah Sosial Pengangguran dapat menyebabkan kemiskinan, dan selanjutnya menimbulkan kejahatan dan permusuhan atau pertikaian dalam masyarakat. Hal ini merupakan masalah sosial yang harus kita atasi. Pemerintah selalu berusaha mengatasi berbagai persoalan sosial dengan peran serta tokoh masyarakat, pengusaha, pemuka agama, tetua adat, dan lain-lain . Bahkan kalian sebenarnya dapat ikut berperan serta dalam mengatasi persoalan sosial tersebut. Berbagai cara yang dapat dilakukan oleh berbagai pihak dalam membantu mengatasi masalah sosial antara lain:
1. Menjadi orang tua asuh bagi anak sekolah yang kurang mampu.
2. Tokoh agama memberikan penyuluhan tentang keimanan dan moral dalam menghadapi persoalan sosial.
 3. Para pengusaha dan lembaga-lembaga sosial kemasyarakatan lain ikut memberikan beasiswa.
4. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan Lembaga Sosial Masyarakat (LSM) membantu dalam berbagai bidang dimulai dengan penyuluhan sampai bantuan berupa materi.
 5. Lembaga-lembaga dari PBB seperti UNESCO, UNICEF, dan WHO memberikan bantuan kepada pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah sosial.
6. Para dermawan yang secara pribadi banyak memberi bantuan kepada masyarakat sekitarnya berupa materi.
7. Organisasi pemuda seperti karang taruna yang mendidik dan mengarahkan para remaja putus sekolah dan pemuda untuk berkarya dan berusaha mengatasi pengangguran.
8. Perguruan tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan berbagai penyuluhan. Selain cara-cara tersebut di atas, pemerintah juga menggalakkan berbagai program untuk mengatasi masalah sosial antara lain:
 1. Pemberian Bantuan Operasional Sekolah (BOS) BOS diberikan kepada siswa-siswa sekolah mulai dari sekolah dasar sampai tingkat SLTA. Tujuannya untuk meringankan biaya pendidikan.
 2. Pemberian Bantuan Tunai Langsung (BTL) BTL diberikan kepada masyarakat miskin yang tidak berpenghasilan sebagai dana kompensasi kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM).
3. Pemberian Kartu Askes Bagi keluarga miskin pemerintah memberikan kartu Askes untuk berobat ke puskesmas atau rumah sakit yang ditunjuk dengan biaya ringan atau gratis.
4. Pemberian Beras Untuk Masyarakat Miskin (Raskin) Pemberian bantuan pangan dari pemerintah berupa beras dengan harga yang sangat murah.
5. Pemberian Sembako Pemberian bantuan pangan lainnya berupa sembako, dengan harga murah